Cara Setting AC Sharp agar Hemat Listrik, Tagihan Bisa Jauh Lebih Ringan!

AC Sharp
Sumber :
  • Istimewa

Ketika AC mati mendadak, misalnya akibat listrik padam atau tidak sengaja ditekan tombol off, sebaiknya jangan langsung menyalakannya kembali. Biarkan sistem AC beristirahat setidaknya satu menit. Cara ini bermanfaat untuk menjaga kinerja kompresor sekaligus mengurangi risiko konsumsi listrik yang berlebihan.

3. Hindari Atur Suhu Terlalu Rendah

Banyak orang beranggapan bahwa mengatur suhu AC ke angka terendah akan membuat ruangan cepat dingin. Padahal, hal ini justru membuat AC bekerja ekstra. Untuk penggunaan yang efisien, sebaiknya atur suhu di angka 24 derajat Celsius dengan fan speed rendah (1 atau 2). Dengan pengaturan seperti ini, ruangan tetap terasa sejuk tanpa boros listrik.

4. Lakukan Service Rutin Setiap 3 Bulan

Perawatan berkala adalah kunci agar AC tetap hemat energi. Filter dan kipas AC yang kotor akan menghambat sirkulasi udara, membuat perangkat harus bekerja lebih keras. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat. Oleh karena itu, lakukan pembersihan minimal tiga bulan sekali, baik untuk unit indoor maupun outdoor. Unit luar ruangan yang penuh debu akan menghambat proses pembuangan panas sehingga kompresor bekerja lebih sering.

5. Minimalkan Aktivitas Buka Tutup Pintu

Kebiasaan sederhana seperti sering membuka pintu ternyata bisa memengaruhi konsumsi listrik. Setiap kali pintu terbuka, udara dingin keluar dan suhu ruangan menjadi tidak stabil. Hal ini membuat kompresor bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap sejuk. Jadi, pastikan pintu ruangan selalu tertutup rapat. Jika ada kamar mandi di dalam ruangan, pintunya juga sebaiknya ditutup agar udara dingin tidak cepat keluar.