Kilau Nikel dari Surga Tersembunyi Indonesia

Ilustrasi nikel.
Sumber :
  • ANTARA

Berdasarkan catatan Gag Nikel, per Desember 2024, seluas 131,42 hektare lahan pascatambang sudah direklamasi dan ditanami dengan lebih dari 350 ribu tanaman, seperti pohon kasuari, ketapang, bintangor, sengon, jati, mangga, dan lain-lain. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 ribu tanaman merupakan tanaman endemik dan pepohonan lokal.

 

Ilustrasi baterai EV.

Photo :
  • EDF Energy

 

Lukman Harun misalnya. Ia tak perlu mengarungi laut berjam-jam lamanya untuk menjual ikan-ikan segar hasil tangkapan di lingkar Pulau Gag. Hasil tangkapan yang terdiri atas ikan dasar, seperti kerapu dan kakap merah, bisa menyentuh 150 kg per hari.

Lukman lalu menjualnya ke Gag Nikel. “Beli per kilo, perusahaan itu (belinya) Rp35 ribu per kg. Kami dapat 50 kg (ikan) setiap hari. Kalau pas cuaca bagus, tidak angin, itu bisa 150 kg,” tutur dia.

Tidak hanya itu saja. Lukman Harun juga mengungkapkan dirinya acapkali menerima bantuan dari perusahaan untuk melaut, seperti bahan bakar minyak (BBM), hingga peralatan pancing.