Ketika Teknologi Keselamatan Diabaikan
- tvOne
Menurutnya, diperlukan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pengelola wilayah tambang, hingga masyarakat sekitar. Edukasi terkait bahaya teknis penambangan tanpa prosedur harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang konsisten.
“Karena ada dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan juga. Maka dari itu, tidak cukup satu pihak yang bekerja menumpas tambang ilegal,” tambahnya.
Dari sudut pandang teknologi industri, tragedi di Pongkor memperlihatkan bahwa kecelakaan tambang bukan selalu disebabkan oleh faktor alam semata, melainkan sering kali akibat pengabaian sistem. Gas karbon monoksida, misalnya, merupakan ancaman yang bisa dikelola apabila ada alat pendeteksi, ventilasi memadai, serta pembatasan akses yang ketat berbasis zonasi.
Insiden ini juga menjadi peringatan bahwa transformasi sektor sumber daya alam tidak hanya berbicara soal produksi dan ekonomi, tetapi juga kesiapan sistem keselamatan. Tanpa teknologi dan pengawasan yang memadai, aktivitas pertambangan berubah menjadi praktik berisiko tinggi yang mempertaruhkan nyawa manusia.
Ke depan, penguatan pengawasan, edukasi masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa. Kasus Pongkor menunjukkan dengan jelas bahwa ketika teknologi keselamatan diabaikan, tambang bukan lagi sumber penghidupan, melainkan ancaman mematikan.