Lindungi Laptop Sekarang! Panduan Jitu Mencegah dan Menghapus Virus yang Merusak

Ilustrasi antivirus laptop
Sumber :
  • AI/Gemini

Pengembang sistem operasi seperti Microsoft Windows dan Apple macOS secara berkala merilis pembaruan (update) untuk memperbaiki celah keamanan yang ditemukan. Mengabaikan pembaruan ini sama saja dengan membiarkan pintu rumah Anda terbuka bagi pencuri. Selalu aktifkan fitur pembaruan otomatis agar laptop Anda terlindungi dari kerentanan terbaru. Hal yang sama berlaku untuk semua aplikasi yang Anda instal, terutama peramban web (browser) seperti Chrome, Firefox, atau Edge.

3. Hati-hati Saat Mengunduh dan Membuka Lampiran

3 Manfaat Restart Laptop yang Sering Diabaikan

Banyak virus menyebar melalui file yang diunduh dari internet atau lampiran email. Pastikan Anda hanya mengunduh dari situs web resmi dan terpercaya. Jika menerima email dari pengirim yang tidak dikenal, jangan pernah membuka lampiran atau mengklik tautan yang mencurigakan. Ini adalah salah satu metode phising yang paling sering digunakan untuk menyebarkan malware. Jika Anda tidak yakin, hapus saja email tersebut.

4. Gunakan Jaringan Wi-Fi yang Aman

Jaringan Wi-Fi publik, seperti yang tersedia di kafe atau bandara, sering kali tidak aman dan rentan terhadap serangan siber. Hindari melakukan transaksi perbankan atau mengakses informasi sensitif saat terhubung ke jaringan publik. Jika terpaksa, gunakan Virtual Private Network (VPN). VPN mengenkripsi koneksi internet Anda, membuatnya lebih sulit bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencegat data Anda.

5. Lakukan Pencadangan Data Secara Teratur

Deretan Laptop Gaming Harga Murah di 2025, Kamu PIlih yang Mana?

Meskipun semua tindakan pencegahan telah dilakukan, tidak ada jaminan 100% bahwa laptop Anda akan kebal dari serangan. Virus ransomware, misalnya, bisa mengenkripsi semua data Anda dan meminta tebusan. Dengan melakukan pencadangan (backup) data secara teratur ke perangkat eksternal (hard disk eksternal) atau layanan penyimpanan awan (cloud storage) seperti Google Drive atau Dropbox, Anda akan memiliki salinan data yang aman. Jika laptop Anda terinfeksi, Anda bisa memulihkan data tanpa harus membayar tebusan.

Halaman Selanjutnya
img_title