Chromebook Lebih Hemat dibanding Laptop Windows? Ini Penjelasan Ahli
- Samsung
Perhitungan efisiensi tersebut muncul dari fakta bahwa sistem operasi Chromebook gratis, sementara OS Windows dibanderol antara US$ 50–100 per pengguna. Dengan total 1,2 juta unit Chromebook yang diadakan Kemendikbudristek dalam periode tersebut, penghematan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1,2 triliun bila dibandingkan pengadaan laptop berbasis Windows.
Selain biaya sistem operasi, aplikasi bawaan Windows seperti Microsoft Office juga memerlukan biaya perpanjangan tahunan. Adapun aplikasi dasar seperti Google Docs, Google Sheet, dan Google Slides tidak dikenakan biaya tambahan, kecuali jika sekolah membutuhkan integrasi dengan Google Workspace untuk kapasitas penyimpanan lebih besar.
Untuk pengelolaan terpusat, Chromebook membutuhkan Chrome Device Management (CDM) atau Chrome Education Upgrade dengan biaya satu kali sebesar US$ 30 per perangkat. Di sisi lain, perangkat Windows memerlukan Microsoft Intune for Education yang berbasis langganan dan biayanya mulai dari US$ 8 per bulan per pengguna.
Soegiharto menyebut Chrome Education Upgrade lebih efisien karena cukup dibayar sekali, sementara Intune memiliki biaya berulang. Meski begitu, efektivitasnya kembali pada tingkat kebutuhan sekolah. Chromebook sesuai untuk pengelolaan sederhana, sedangkan Intune unggul untuk lingkungan yang memakai berbagai layanan Microsoft.
Ia menambahkan bahwa kesesuaian aplikasi, biaya adaptasi teknologi, dan kebutuhan pelatihan guru maupun siswa adalah faktor penting yang sering terlewat dalam diskusi publik. Chromebook memang unggul di biaya awal, sementara Windows memberi fleksibilitas lebih luas dalam pemakaian jangka panjang.
Dalam konteks pengadaan di Kemendikbudristek, beberapa langkah antisipatif sudah dilakukan. Chromebook hanya disalurkan ke sekolah dengan akses internet, bukan wilayah 3T, dan laporan menunjukkan bahwa 97% perangkat telah digunakan. Soal kompatibilitas aplikasi, Kementerian menyederhanakan 1.261 aplikasi internal yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri. Google juga mengalokasikan 30% biaya lisensi CDM untuk pelatihan guru melalui mitra resmi.