Sidik Jari vs Face Unlock: Mana yang Lebih Aman untuk HP Anda di 2025?

Google Pixel 9 Pro XL dengan pemindai sidik jari ultrasonik
Sumber :
  • GSMArena

Face Unlock: Cepat dan Nyaman, Tapi...

img_title Snapdragon 8 Gen 5 Versi Galaxy Akan Diproduksi oleh Samsung: Era Baru Chipset Flagship?

Fitur face unlock menjadi populer berkat kemudahan yang ditawarkannya. Cukup arahkan wajah ke layar, dan perangkat akan terbuka secara otomatis. Beberapa produsen seperti Apple dengan Face ID dan Oppo dengan O-Face menghadirkan teknologi pemindaian wajah 3D, yang memiliki tingkat akurasi tinggi karena memetakan ratusan titik di wajah pengguna.

Namun, tidak semua smartphone menghadirkan face unlock 3D. Banyak perangkat hanya mengandalkan kamera depan biasa (2D), yang lebih mudah dibobol menggunakan foto atau video. Hal ini membuat face unlock 2D kurang direkomendasikan untuk keamanan tinggi. 

img_title One UI 8 Berbasis Android 16 Kini Giliran Ada di Galaxy Z Fold4, Z Flip4, M36, dan F36

Kondisi pencahayaan rendah atau penggunaan masker juga bisa memengaruhi efektivitas face unlock, membuat pengguna kesulitan mengakses perangkat.

Lantas, Mana yang Lebih Aman?

img_title Samsung Galaxy S22 Series Akhirnya Kebagian One UI 8 Berbasis Android 16, Tapi Ini Jadi Update Besar Terakhirnya

Jika berbicara soal keamanan murni, fingerprint (terutama yang ultrasonik) dianggap lebih sulit untuk diretas dibanding face unlock 2D. Namun, jika smartphone menggunakan teknologi pemindaian wajah 3D seperti Face ID Apple atau O-Face dari Oppo, maka keduanya berada pada level keamanan yang hampir setara.

Seiring melesatnya perkembangan teknologi, kini banyak smartphone—seperti Google Pixel 7 Pro dan Samsung Galaxy S24 Ultra—menggabungkan kedua metode ini. 

Halaman Selanjutnya
img_title