Terlihat Resmi, Ternyata Tipu-tipu! Modus Baru Phishing Menyamar Jadi Email HRD

Hacker, Serangan siber
Sumber :
  • Antara

Digital, VIVA - Kaspersky telah mengidentifikasi kampanye phishing canggih menargetkan karyawan dengan email personal dan dokumen terlampir yang disamarkan sebagai pembaruan kebijakan HRD (human resources department).

img_title Tren Phishing dan Spam 2025 Dibongkar

Kampanye ini menandai peningkatan signifikan dalam taktik phishing, dengan penyerang tidak hanya menyesuaikan isi email, tetapi juga lampirannya dengan menargetkan masing-masing penerima, menunjukkan tingkat kustomisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tujuannya adalah untuk memikat korban agar memasukkan kredensial email perusahaan mereka. Para penyerang kemungkinan mempersiapkan diri dengan mengurai nama karyawan agar kampanye tertarget dan lebih meyakinkan.

img_title Paspor atau Kartu Identitas Dijual seharga Rp252 Ribu

Email-email tersebut menampilkan isi yang menipu seperti: ikon "pengirim terverifikasi" palsu untuk membangun kepercayaan, nama penerima, dan undangan untuk membuka file terlampir guna meninjau protokol kerja jarak jauh, administrasi tunjangan, dan standar keamanan.

Namun, seluruh isi email tersebut sebenarnya hanyalah gambar tanpa teks asli di dalamnya; hal ini dilakukan untuk melewati filter email.

img_title Karyawan Buang 352 Jam Setahun Gara-gara IT Lemot, Ada Solusi yang bikin Semua Beres Seketika

Jika korban memindai kode QR dan mengikuti tautannya, mereka akan diarahkan ke halaman palsu yang meminta mereka memasukkan kredensial perusahaan.

"Kampanye ini menunjukkan tingkat kecanggihan baru dalam serangan phishing, dan kita mungkin akan melihat mekanisme otomatisasi pengiriman surat baru yang menghasilkan dokumen terlampir dan gambar terpisah untuk badan email bagi setiap penerima. Taktik ini memungkinkan peningkatan skala serangan dan sekaligus menghindari pertahanan tradisional. Organisasi harus memprioritaskan langkah-langkah keamanan tingkat lanjut dan edukasi karyawan agar tetap terdepan dalam menghadapi ancaman ini," kata Roman Dedenok, Pakar Anti-Spam Kaspersky.

Halaman Selanjutnya
img_title