Pakar Ungkap Alasan Kuat di Balik Kenaikan Emas
- Freepik
Digital, VIVA - Pengamat investasi Ariston Tjendra menegaskan kenaikan harga emas tidak ada kaitannya sama sekali dengan Aneka Tambang (Antam), melainkan faktor internasional, seperti kenaikan pembelian emas oleh bank sentral global.
Pemangkasan suku bunga bank sentral AS atau The Fed juga menambah katalis kenaikan harga emas.
Menurutnya, harga emas Antam selalu mengikuti pergerakan harga emas dunia (spot gold) dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.
"Itu semua transparan dan dapat diakses oleh publik. Yang jelas, harga emas naik bukan karena Antam menimbun untuk mengerek harga," ungkap dia.
Hal ini menjawab keresahan masyarakat yang merasakan keterbatasan pasokan logam mulia tersebut di masa permintaan tinggi.
Senada, pengamat ekonomi Algooth Putranto menilai Antam harus mengatur kuota distribusi emas agar tetap adil di seluruh butik logam mulia di Indonesia.
"Langkah ini justru menunjukkan tanggung jawab Antam untuk memastikan pemerataan, bukan praktik penimbunan," tuturnya.