5 Startup Ini Dilirik Grab

Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Digital, VIVAGrab Ventures Velocity (GVV), program akselerasi scale-up dari Grab, melanjutkan rangkaiannya dengan menggelar “GVV Batch 8 Showcase” di Jakarta.

img_title Siapkan Talenta untuk Mengawal Transisi Energi

Lima startup terpilih mendapatkan kesempatan untuk menampilkan booth showcase dan berkesempatan melakukan pitching di hadapan para investor, jajaran eksekutif Grab, serta pakar industri.

Mengusung tema “Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations”, GVV fokus pada percepatan pertumbuhan bisnis startup yang mengangkat solusi di bidang ekonomi digital dan keberlanjutan lingkungan, khususnya yang bergerak di ekonomi sirkular dan energi terbarukan.

img_title Dua Startup Ini Jadi Sorotan

Sebagai program percepatan, GVV fokus sebagai scale-up engine bagi startup post-seed—yaitu perusahaan rintisan (startup) yang telah menerima pendanaan awal, memiliki produk yang operasional, dan bersiap untuk ekspansi.

Grab memberikan jalur piloting langsung ke dalam ekosistem Grab, dimana para startup dapat langsung terpapar dengan jutaan pengguna, mitra pengemudi (ojol/ojek online), dan merchant milik rival Gojek tersebut.

img_title Wamenkomdigi Nezar Patria Beberkan Kunci Ekonomi Digital RI Melesat

Dalam program ini, para startup mendapat pendampingan intensif dari eksekutif serta pakar industri untuk memperkuat product–market fit, unit economics, dan kesiapan pendanaan.

“Kami harap para peserta GVV siap menjajaki peluang bisnis startup menuju fase pertumbuhan berikutnya. Lima startup ini juga bisa memperkuat fundamental bisnis mereka agar lahir menjadi perusahaan yang kompetitif, profitable, dan bertanggung jawab,” kata Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya di Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2025.

Kelima startup yang terpilih adalah Casion, fokus untuk memperkuat infrastruktur serta layanan kendaraan listrik. Jejakin, startup penyedia platform pemantauan jejak karbon untuk pelaku usaha. Liberty Society, startup upcycling yang menghadirkan solusi sirkular sekaligus pemberdayaan perempuan.

Lalu, Rekosistem, startup pengelolaan dan daur ulang sampah dengan rantai pasok yang dapat ditelusuri, dan Sirsak, startup yang menghadirkan solusi Extended Producer Responsibility (EPR) untuk sampah kemasan dan akses energi surya bagi UMKM.

"GVV Batch 8 selaras dengan komitmen kami dalam mendukung target pengurangan emisi dan praktik bisnis yang bertanggung jawab," ungkap Rivana. Kelima startup terpilih ini akan menjalani rangkaian program strategis selama 4 bulan mulai dari kick-off pada 12 Agustus hingga November 2025.

Berkesempatan untuk berintegrasi di dalam ekosistem Grab, para startup terpilih dapat menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, mulai dari penggunaan kemasan ramah lingkungan hingga operasional bisnis yang lebih hijau dan efisien.