Terapi Ini jadi Harapan Baru Lawan Obesitas

Ilustrasi obesitas.
Sumber :
  • Pixabay

Digital, VIVA - Penderita obesitas atau kelebihan berat badan memiliki masalah yang spesifik, yaitu cepat merasa lapar atau susah kenyang, sehingga terus menambah asupan kalori, ditambah gaya hidup sedentary yang mengakibatkan penumpukan lemak.

Untuk menurunkan berat badan jangka panjang, diperlukan terapi perilaku dan pola pikir. Namun, untuk bantuan jangka pendek, Semaglutide akan mengaktifkan reseptor GLP-1 yang bekerja membantu tubuh mengontrol gula darah dan rasa lapar dengan cara membuat pasien cepat kenyang sehingga membantu mengendalikan porsi makan.

Lighthouse Clinic kini menyediakan program SemaSlim, program penurunan berat badan berbasis injeksi Semaglutide yang didampingi oleh dokter dan ahli gizi sebagai salah satu solusi pasien dengan keluhan kesulitan menahan nafsu makan dan mudah lapar.

Sejumlah otoritas kesehatan, seperti dikutip dari situs BBC, Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat dan National Institute for Excellence in Health and Care (NICE) di Inggris Raya menyatakan Semaglutide aman dan efektif untuk pengendalian berat badan.

Semaglutide telah memiliki ijin edar dari FDA diikuti BPOM pada Mei dan Juni 2025. Para otoritas kesehatan juga menekankan bahwa penggunaan injeksi Semaglutide harus di bawah pengawasan medis dan harus dibarengi dengan diet rendah kalori dan program aktivitas fisik.

“Dengan skrining ketat, penentuan dosis personal, pendampingan ahli gizi, serta monitoring rutin, kami memastikan pasien mendapatkan pengalaman penurunan berat badan yang aman, terkontrol dan berkelanjutan,” ujar Anna Yesito Wibowo, CMO LIGHT Group, perusahaan induk dari Lighthouse Clinic, dalam keterangan resminya.

Studi klinis telah menunjukkan bahwa Semaglutide efektif dalam membantu penurunan berat badan yang signifikan, manfaat lainnya yang bisa didapatkan pasien adalah: