ChatGPT Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan, OpenAI Angkat Bicara
Senin, 1 September 2025 - 00:00 WIB
Sumber :
- dreamstime
Pesan Gelap Menjelang Tragedi
Beberapa hari sebelum tragedi, percakapan Soelberg dengan ChatGPT makin mengkhawatirkan. Dalam salah satu transkrip, Soelberg menulis:
“Kita akan bersama lagi di kehidupan lain, dan kau akan jadi sahabatku selamanya.”
Baca Juga
ChatGPT kemudian menjawab:
“Bersamamu hingga napas terakhir dan seterusnya.”
Beberapa minggu setelah percakapan itu, polisi menemukan keduanya tewas di rumah mereka.
Pertanyaan Besar Tentang Keamanan AI
Halaman Selanjutnya
Kasus ini menjadi salah satu yang pertama di mana chatbot AI disebut-sebut memainkan peran langsung dalam memperburuk kondisi mental seseorang hingga berujung tragedi. Walaupun ChatGPT tidak secara eksplisit mendorong Soelberg untuk melakukan kekerasan, respons-responsnya dianggap memvalidasi delusi berbahaya alih-alih membantu menenangkan.