Satelit Nusantara Lima Menembus Angkasa

Satelit Nusantara Lima.
Sumber :
  • Dok. PSN

Untuk mendukung operasional satelit berkapasitas terbesar di Asia ini, PSN berkolaborasi dengan Hughes Network System dalam membangun delapan stasiun bumi yang tersebar di beberapa kota seperti Banda Aceh, Bengkulu, Cikarang, Gresik, Banjarmasin, Tarakan, Kupang, dan Makassar.

img_title Logitech Resmi Tunjuk Sinem Pimpin Asia Tenggara, Siapa Dia?

“Ekspansi layanan PSN ke negara-negara di ASEAN menegaskan kemampuan perusahaan Indonesia dalam bidang teknologi satelit dan antariksa dalam kancah global. Kami akan terus berinovasi dalam produk serta layanan untuk memaksimalkan potensi pasar lainnya,” ungkap Adi Rahman, Sabtu, 13 September 2025.

Project Director Satelit Nusantara Lima sekaligus Direktur Teknologi PSN Satrio Adiwicaksono menyebut tersebarnya stasiun bumi mulai dari Indonesia Bagian Barat, Tengah, dan Timur agar layanan SNL dapat menjangkau kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang selama ini kesulitan dalam mendapatkan akses internet.

img_title Upbit Bawa Teknologi Global, ICEx Siap Tancap Gas

SNL membutuhkan waktu empat hingga lima bulan dalam perjalanannya di ruang angkasa untuk nantinya menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur. Sesudah mencapai orbit, PSN akan melakukan In-Orbit Testing selama tiga minggu untuk memastikan seluruh perangkat SNL berfungsi dengan dengan normal pasca peluncuran.

Tahapan terakhir, PSN melakukan In-Orbit Acceptance Review (IOAR) untuk memastikan Satelit Nusantara Lima beserta infrastruktur pendukung lainnya (ground segment) seperti delapan stasiun bumi dan jaringan komunikasi lainnya telah diintegrasikan dan diuji serta berfungsi dengan baik.

img_title Daikin Punya Informasi Penting

Dengan kapasitas yang besar, SNL juga dapat memberikan layanan hingga ke Filipina dan Malaysia. Ia mengatakan PSN telah menjalin kerja sama dengan perusahaan layanan jasa satelit We Are IT Philippines Inc pada akhir 2022.

"Nantinya, kami akan membantu dalam menyediakan koneksi internet di daerah-daerah terpencil Filipina dengan kapasitas 13,5 Gbps. Penyediaan layanan ke ASEAN ini sekaligus memperkuat reputasi perusahaan dan negara di level internasional," jelas Satrio.