Blibli Diam-diam Punya Gudang Raksasa dan Teknologi Robotik Canggih, Ini Fungsinya

Kepala Eksekutif Blibli.com, Kusumo Martanto.
Sumber :
  • Dok. VIVA

Digital, VIVA - E-commerce milik Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli/BELI), memperluas jaringan toko fisiknya di luar kategori smartphone (ponsel pintar) sebagai bagian dari strategi omnichannel yang mengintegrasikan layanan online (daring) dan offline (luring).

img_title Ledakan E-Commerce Picu Ekspansi

Hingga September 2025, Blibli telah mengoperasikan 236 toko ponsel pintar, yang terdiri dari 127 toko monobrand dan 109 toko multibrand, di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Blibli Andy Untono memaparkan bahwa ekspansi toko fisik menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam memperkuat pengalaman pelanggan di seluruh kanal penjualan.

img_title idEA Peringatkan Bahaya DM dan WhatsApp, Transaksi E-Commerce Langsung Raib

“Jadi, strategi kami omnichannel. Ada online dan offline. Nah, toko-toko inilah yang memegang kunci di dalam strategi omnichannel tersebut,” kata dia, dalam acara Public Expose 2025, belum lama ini.

Andy Untono juga mengungkapkan, hingga saat ini, toko fisik Blibli masih didominasi oleh kategori smartphone, tetapi perusahaan juga terus mengembangkan lini bisnis ritel lainnya.

img_title Bukan Startup, Bisnis Kurir Justru Jadi Ladang Cuan Baru Anak Muda

Selain toko elektronik, Blibli juga telah memperluas jaringan ke sektor ritel kebutuhan harian dan perabot rumah tangga. Saat ini, e-commerce milik Grup Djarum itu mengoperasikan 58 gerai supermarket di bawah merek Ranch Market dan Farmers Market, serta 36 toko home and living yang beroperasi di bawah merek Dekoruma.

Sementara itu, Direktur Utama Blibli Kusumo Martanto mengungkapkan pentingnya penguatan infrastruktur logistik dan pemenuhan pesanan sebagai pondasi pertumbuhan bisnis perusahaan.

Halaman Selanjutnya
img_title