Makin Populer, Pembayaran QRIS di E-Wallet Ini Tumbuh 61% di 2025

Ilustrasi QRIS
Sumber :
  • Freepik

Digital – Tren pembayaran digital di Indonesia semakin menguat sepanjang 2025. Salah satu indikator paling mencolok adalah melonjaknya penggunaan QRIS lewat layanan dompet digital. Kenaikan ini terjadi karena adanya perubahan kebiasaan masyarakat, meningkatnya adopsi teknologi keuangan, serta semakin luasnya akses bagi UMKM, termasuk pelaku usaha perempuan di berbagai daerah.

img_title Ledakan E-Commerce Picu Ekspansi

Dalam pilihan layanan yang tersedia, OVO menjadi salah satu platform yang kerap digunakan masyarakat, baik untuk transaksi online maupun langsung di merchant. E-wallet ini juga mencatat perkembangan signifikan dengan pertumbuhan 61% sepanjang 2025. 

Meski bukan satu-satunya pemain di industri, perusahaan ini menjadi salah satu kontributor besar dalam memperluas akses pembayaran digital bagi jutaan masyarakat dan UMKM di Indonesia. Sepanjang 2025, sistem pembayarannya telah menjangkau lebih dari 3 juta merchant yang sebagian besar merupakan UMKM di lebih dari 400 kota dan kabupaten.

img_title BCA Digital bikin Cara Baru Bayar Zakat Lewat blu, Cuma Lewat Aplikasi

Eddie Martono, Chief Operating Officer dari perusahaan ini menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pertumbuhan ekosistem pembayaran digital. 

“Tahun ini semakin menegaskan peran OVO dalam memperluas akses layanan keuangan digital yang inklusif, praktis, dan tentunya aman,” ujarnya dalam acara Catatan Akhir Tahun OVO 2025 di Jakarta pada Rabu, 3 Desember 2025. 

img_title Mencari Relasi hingga Jodoh Lewat AI dan Astrologi

Salah satu faktor utama di balik peningkatan pemakaian QRIS adalah semakin banyaknya UMKM yang beralih menggunakan metode pembayaran digital. Hampir 700 ribu UMKM mengalami kenaikan transaksi hingga 35% berkat penggunaan QRIS. Menariknya, hampir separuh dari UMKM tersebut dikelola oleh perempuan, terutama di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Akses yang semakin merata juga menjadi kunci pertumbuhan, terutama di daerah terpencil seperti Merauke, Takalar, dan Kolaka Timur. Di wilayah-wilayah tersebut, pembayaran digital tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.

Halaman Selanjutnya
img_title