Hilirisasi Butuh Teknologi dan SDM Unggul, Ini Pesan Airlangga
- The Japan Times
Engineering dan Rekayasa Jadi Fondasi Daya Saing
Airlangga menegaskan bahwa pembangunan industri nasional tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur atau fasilitas produksi. Penguasaan kemampuan rekayasa dan engineering dalam negeri menjadi faktor penentu agar industrialisasi Indonesia mampu bersaing secara global.
Penguatan kapabilitas ini dinilai penting untuk memastikan bahwa transformasi industri tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar atau basis produksi, tetapi juga sebagai negara yang memiliki kendali teknologi dan proses.
Pendekatan ini sejalan dengan upaya membangun kemandirian industri nasional, di mana teknologi dan sumber daya manusia berjalan beriringan sebagai satu ekosistem.
Lebih lanjut, Airlangga menekankan bahwa industrialisasi yang terhubung dengan global supply chain harus tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Industrialisasi tidak boleh berdiri terpisah dari lingkungan sosial dan ekonomi lokal
“Industrialisasi juga tentunya mempunyai multiplier effect kepada desa, kota kecil, UMKM, terutama terhadap tempat di mana industri itu berada,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam industri harus berdampak luas, bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka peluang ekonomi di berbagai daerah.