Teh Kayu Aro Berbenah, dari Warisan Kolonial ke Pasar Global
- Dok. PalmCo
Teh Kayu Aro yang dikenal memiliki aroma kuat dan cita rasa premium ini bahkan pernah menjadi favorit keluarga kerajaan Belanda, termasuk Ratu Wilhelmina, Ratu Juliana, dan Ratu Beatrix, serta keluarga Kerajaan Inggris. Produk tersebut juga telah didistribusikan ke berbagai negara.
PalmCo mengintegrasikan kegiatan produksi dengan pelestarian lingkungan serta edukasi sejarah, dengan memosisikan Kebun Teh Kayu Aro sebagai ekosistem berkelanjutan yang menggabungkan komoditas perkebunan, nilai konservasi, dan potensi agrowisata.
Memasuki abad kedua, PalmCo menyampaikan optimisme dengan menjadikan sejarah panjang Kayu Aro sebagai pijakan untuk melangkah ke fase baru.
"Usia satu abad menjadi awal babak baru untuk memperkuat kiprah Kayu Aro yang bertumpu pada mutu, pelestarian warisan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman," tegas Jatmiko.