Teh Kayu Aro Berbenah, dari Warisan Kolonial ke Pasar Global
- Dok. PalmCo
Dengan begitu, manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh masyarakat sekitar perkebunan.
Momentum satu abad dimaknai PalmCo sebagai ruang refleksi sekaligus akselerasi.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peluncuran kemasan baru teh seduh dan teh celup Kayu Aro.
Rebranding yang dilakukan Sub Holding PTPN III (Persero) ini ditujukan untuk menyegarkan identitas produk agar lebih relevan dengan selera konsumen masa kini, sekaligus tetap menonjolkan karakter historisnya.
“Transformasi dilakukan melalui modernisasi dan digitalisasi, tetapi nilai historis dan keunikan Kayu Aro tetap dijaga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan produktivitas dan penguatan standar kualitas menjadi pondasi utama pengelolaan kebun teh di abad kedua.
Dari sisi bisnis, kinerja ritel Teh Kayu Aro menunjukkan tren positif. Sejak 2008, sekitar 4,5 persen dari total produksi teh PTPN IV disuplai oleh Kebun Teh Kayu Aro.