Kenali 5 Fitur Andalan Trading Derivatif Aset Kripto

Ilustrasi aset kripto
Sumber :
  • freepik

Manajemen risiko di Pintu Futures kini lebih mudah dengan fitur Take Profit dan Stop Loss untuk pengaturan target profit dan batas rugi otomatis.

img_title Triv Bongkar Strategi Besar di 2026: Bukan cuma Dagang Aset Kripto

Trader juga bisa menggunakan Adjustable Leverage untuk menyesuaikan tingkat leverage, dari 1 hingga 25x, sesuai dengan strategi dan profil risiko setiap trader.

Ketiga, ada Price Protection yang dapat melindungi posisi dari slippage yang ekstrem saat pasar sedang volatil yang bisa diatur tingkat toleransinya seperti 0,2, 1, atau 2,5 persen.

img_title 5 Prediksi Nasib Aset Kripto di 2026

Keempat ada IM Buffer berfungsi untuk menambahkan margin cadangan ke posisi yang telah dipasang agar tidak cepat terkena likuidasi.

Kelima atau terakhir adalah Stop Order untuk melakukan order ketika harga mencapai level tertentu sesuai yang ditentukan berdasarkan analisis teknikal.

img_title Dana Aman, Pengguna Tenang

Fitur ini membantu trader mengelola risiko maupun masuk ke pasar berdasarkan strategi tertentu tanpa harus memantau pergerakan harga secara terus-menerus.

“Trading derivatif aset kripto memberikan fleksibilitas bagi trader di berbagai kondisi pasar, bisa mengambil posisi long jika yakin harga naik, atau posisi short jika menilai harga akan turun. Namun, perlu diingat bahwa ini masuk ke dalam kategori produk investasi high risk high return, maka dari itu, selain terdapat fitur untuk manajemen risiko, menganalisis kondisi pasar dan menambah informasi juga sangat penting,” ungkap Iskandar.