Optik Tunggal Bukan Sekadar Jualan Kacamata

Optik Tunggal.
Sumber :
  • Dok. Optik Tunggal

Digital, VIVA - Di tengah masih terbatasnya layanan vision care anak, khususnya bagi kasus-kasus dengan kebutuhan khusus, Optik Tunggal melihat perlunya peran aktif industri untuk menghadirkan solusi yang tidak bersifat sementara.

img_title Dari Lego sampai Lensa ZEISS: Pengalaman Unik Periksa Mata Anak di Jakarta, Harga Rp400 Ribu

Salah satu solusi yang merepresentasikan pendekatan tersebut adalah Program 2025 Kacamata Katarak Kongenital Optik Tunggal, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan anak-anak pascaoperasi katarak kongenital yang memerlukan kacamata dengan spesifikasi khusus, yang tidak dapat dipenuhi melalui produk optik standar.

Program ini dijalankan melalui sistem layanan terintegrasi, mulai dari pemeriksaan oleh RO (Refraksionis Optisien) profesional, produksi lensa khusus oleh ZEISS, hingga distribusi kepada penerima manfaat (keluarga prasejahtera).

img_title Teknologi Zeiss Visufit 1000 bikin Semua Ingin Coba

Seluruh proses tersebut memanfaatkan kompetensi inti Optik Tunggal sebagai penyedia layanan vision care, sehingga program dapat dijalankan dengan standar kualitas yang konsisten.

Selain itu, Optik Tunggal juga melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan anak penerima manfaat hingga maksimal usia 12 tahun, selama tidak dilakukan penanaman lensa intraokular (Intraocular Lens/IOL).

img_title Inovasi 'Gila' Optik Tunggal di Era Digital

"Pendekatan ini memastikan bahwa kebutuhan koreksi penglihatan anak tetap terpantau dan dapat disesuaikan seiring pertumbuhan mereka," kata Kepala Eksekutif Optik Tunggal, Alexander F Kurniawan.

Menurutnya, akses penglihatan anak adalah tanggung jawab industri vision care. Ke depan, ia berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem vision care anak, termasuk melalui pengembangan layanan preventif seperti myopia management.

Halaman Selanjutnya
img_title