Bahaya Curhat ke ChatGPT: Pakar Peringatkan Bisa Bikin Mental Makin Runtuh

Ilustrasi ChatGPT/prompt ChatGPT
Sumber :
  • ChatGPT

Pakar kecerdasan buatan O’Doherty mengingatkan bahwa curhat ke chatbot bisa menyesatkan, terutama bagi mereka yang sedang rapuh.

“Yang akan dilakukannya adalah membawa Anda lebih jauh ke dalam lubang kelinci… itu menjadi sangat berbahaya ketika orang tersebut sudah dalam risiko,” ujarnya, dikutip dari The Guardian.

 

Berbeda dengan manusia, AI hanya mengolah data dan memberikan respons berdasarkan pola teks. Ia tidak benar-benar memahami perasaan atau memberi dukungan emosional seperti teman atau keluarga.

 

 

Solusi ChatGPT Bersifat Template

 

Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prilya, menegaskan bahwa AI tidak bisa menggantikan konseling profesional.

“AI tidak mempertimbangkan aspek kepribadian, pola asuh, sosial ekonomi, maupun kondisi keluarga. Solusi yang diberikan bersifat template saja,” katanya.