Hacker Gunakan AI untuk Serangan Siber Besar-Besaran, Begini Cara Melindungi Diri

Hacker, Serangan siber
Sumber :
  • Antara

Digital – Selama ini, chatbot AI besar seperti ChatGPT-5 milik OpenAI, Gemini dari Google, hingga Claude dari Anthropic sering jadi sorotan karena pembaruan fitur terbaru mereka. Namun minggu ini, berita yang mencuat justru mengejutkan banyak pihak.

Cara Mengatasi ChatGPT yang Sering Menanyakan Pertanyaan Mengganggu dan Tips Membuatnya Lebih Efektif

Menurut laporan terbaru dari Anthropic, seorang hacker berhasil menggunakan Claude Code, asisten coding bertenaga AI, untuk mengotomatisasi hampir semua langkah dalam sebuah aksi kejahatan siber besar-besaran. Kasus ini bahkan disebut sebagai serangan yang “belum pernah terjadi sebelumnya.”

Targetnya bukan main-main: ada 17 organisasi yang menjadi korban, mulai dari sektor kesehatan, lembaga pemerintah, layanan darurat, hingga institusi keagamaan.

Bagaimana Hacker Melancarkan Aksinya

Bahaya Curhat ke ChatGPT: Pakar Peringatkan Bisa Bikin Mental Makin Runtuh

Dalam laporannya, Anthropic melacak pelaku dengan kode GTG-5004. Dengan bantuan Claude, hacker ini bisa melakukan hal-hal yang biasanya hanya bisa dilakukan oleh pakar siber berpengalaman. Semua dikerjakan dalam hitungan menit, bukan minggu.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pemantauan (Reconnaissance): Claude membantu menemukan sistem yang lemah dan celah keamanan yang bisa dieksploitasi.
  • Pembuatan Malware: AI menghasilkan kode berbahaya yang dikemas menjadi kit ransomware siap pakai.
  • Pengaturan Pemerasan: Claude bahkan menulis catatan ancaman dan menghitung jumlah tebusan dalam bentuk kripto.
  • Otomatisasi Skala Besar: Serangan bisa dilakukan ke banyak target sekaligus secara efisien.
Halaman Selanjutnya
img_title
Geger Remaja Bunuh Diri, OpenAI Ubah Cara ChatGPT Hadapi Pengguna Rentan