Masih Layakkah iPhone SE 2020 Dipakai di 2025? Catatan Pengalaman 4 Tahun
VIVA – Jakarta - Empat tahun bukan waktu yang sebentar untuk sebuah smartphone. Terlebih, kita bicara tentang iPhone SE 2020, ponsel yang sejatinya adalah perpaduan antara desain klasik iPhone 8 dan jeroan monster pada masanya, Chip A13 Bionic.
Sebagai jurnalis senior di VIVA.co.id, saya adalah salah satu yang terpincut dengan kombinasi ini, membelinya secara baru dari iBox pada tahun 2021. Hingga kini, tahun 2025, iPhone mungil ini masih setia menemani. Pertanyaannya: di tengah gempuran iPhone terbaru dengan layar ‘penuh’ dan fitur AI yang semakin canggih, apakah iPhone SE 2020 masih layak digunakan?
Jawabannya adalah YA, tapi dengan catatan tebal.
Jantung yang Masih Berdetak Kencang: Chip A13 Bionic dan iOS 26
Chipset Apple A13 Bionic
- -
Kelebihan utama iPhone SE 2020, dan mengapa ia masih relevan di 2025, adalah Chip A13 Bionic. Chip ini memang sudah berumur, tetapi performanya masih tergolong kencang untuk kebutuhan harian. Dari menjelajah berita di VIVA.co.id, membuka banyak tab di Safari, hingga menjalankan aplikasi media sosial terbaru, semua masih berjalan lancar.
Poin krusial lain adalah dukungan pembaruan sistem operasi. Sampai tulisan ini dibuat, perangkat saya masih menerima update iOS 26. Ini menunjukkan komitmen Apple yang luar biasa, memastikan keamanan dan fungsionalitas SE 2020 tetap up-to-date dengan fitur-fitur baru seperti dukungan Apple Intelligence (walaupun mungkin tidak semua fitur AI terbaru bisa dijalankan secara penuh) dan peningkatan desain antarmuka 'Liquid Glass'.