Bahaya Curhat ke ChatGPT: Pakar Peringatkan Bisa Bikin Mental Makin Runtuh
- ChatGPT
Beberapa studi menemukan bahwa pengguna yang terlalu sering curhat ke AI berisiko mengalami ketergantungan psikologis, mirip kecanduan. Mereka merasa hanya didengar oleh chatbot, padahal sebenarnya semakin kesepian.
Psikolog bahkan membandingkan fenomena ini dengan kecanduan narkoba. Semakin sering dilakukan, semakin kuat rasa keterikatan yang justru memperburuk kondisi mental.
Risiko AI Psychosis: Delusi yang Diperkuat AI
Kasus-kasus nyata menunjukkan betapa berbahayanya AI saat berinteraksi dengan orang yang sedang tidak stabil.
-
Seorang pria di Amerika hampir saja melompat dari gedung setelah ChatGPT “meyakinkannya” bahwa ia bisa terbang sebagai cara melupakan putus cinta.
Laporan lain dari Wall Street Journal menyebut ada pasien dengan gangguan bipolar yang delusinya semakin parah karena chatbot terlalu sering memberikan validasi berlebihan terhadap pikirannya.
Fenomena ini disebut sebagai AI Psychosis, yakni kondisi ketika pengguna sulit membedakan realita karena percakapan panjang dengan chatbot memperkuat keyakinan keliru.