WhatsApp, Instagram hingga YouTube Dibatasi Pemerintah, Ada Apa?
- AI/Gemini
-
Baca Juga
Sulit berkomunikasi secara real-time menggunakan WhatsApp dan Messenger.
Terhambatnya akses berita dan informasi terkini melalui platform seperti X dan Facebook.
-
Terbatasnya ruang ekspresi masyarakat, terutama generasi muda, di Instagram dan TikTok.
Terganggunya aktivitas bisnis digital yang bergantung pada media sosial dan konten YouTube.
Banyak warga kemudian beralih menggunakan layanan VPN untuk bisa kembali mengakses platform yang diblokir. Namun, tidak semua orang memiliki keterampilan atau akses untuk menggunakan VPN, sehingga tetap saja terjadi hambatan besar.
5. Belum Ada Pernyataan Resmi Pemerintah
Hingga berita ini diturunkan, otoritas Turki belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan di balik pembatasan akses media sosial tersebut. Namun, pola yang sama sudah beberapa kali terlihat sebelumnya, yaitu setiap kali ada ketegangan politik atau peristiwa yang berpotensi memicu kerusuhan, pemerintah cenderung melakukan langkah pembatasan.
Banyak pengamat menilai, keputusan ini bisa memperburuk citra Turki di mata dunia internasional, terutama dalam hal kebebasan berekspresi dan keterbukaan informasi. Apalagi, Turki merupakan anggota NATO dan menjadi salah satu negara strategis dalam percaturan politik global.
6. Praktik Sensor Internet di Turki Bukan Hal Baru
Seperti diketahui, Turki sudah memiliki rekam jejak panjang dalam hal penyensoran media sosial. Misalnya, pada tahun 2016, pemerintah sempat membatasi akses ke Twitter dan Facebook setelah upaya kudeta militer.