AI Bisa Bantu Pedagang Kaki Lima Naik Kelas
- freepik
Salah satu contoh yang bertahan sejak 2011 hingga 2026 adalah PT Indoboga Makmur Pratama melalui brand Kuch2Hotahu. Perjalanan tersebut diakui tidak selalu mulus.
“Tren tahu krispi sempat berada pada titik jenuh beberapa tahun lalu, diperparah dengan persaingan harga yang semakin liar, margin yang menipis, serta banyaknya pemain baru yang hanya bertahan seumur jagung. Di tengah kondisi tersebut, Indoboga memilih langkah strategis melalui manajemen terpusat: mereka menolak terjebak dalam perang harga dan lebih memilih membenahi sistem internal," ujar Diana, Supervisor Kuch2Hotahu.
Fokus yang diambil bukan hanya menjual gerobak, tetapi membangun sistem pendampingan bagi mitra. "Prinsip kami bukan sekadar Jual Gerobak, melainkan Jual Sistem," tegasnya.
Artinya, kontrol bahan baku dilakukan secara ketat, standar operasional diperbarui secara berkala, dan mitra mendapatkan arahan agar tetap kompetitif di wilayah masing-masing.
Memasuki 2026, integrasi AI semakin memperkuat pendekatan tersebut. “Tahun 2026 menjadi tonggak inovasi bagi Indoboga dengan memperkenalkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu para mitra. Langkah ini bukan bertujuan menggantikan tenaga manusia, melainkan solusi atas hambatan teknis yang paling sering dikeluhkan: strategi pemasaran digital”, jelasnya.
Selain penguatan sistem dan digitalisasi pemasaran, inovasi produk juga terus dilakukan agar sesuai dengan selera konsumen yang berkembang. Varian rasa baru diperkenalkan tanpa meninggalkan ciri khas utama, sehingga pelanggan lama tetap merasa familiar sementara pasar baru dapat dirangkul.