Strategi Digital Sederhana Dongkrak Omzet UMKM Jelang Lebaran
- Pixabay
VIVA Digital – Momentum Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergerak di sektor makanan dan minuman.
Salah satu yang merasakan lonjakan signifikan adalah Zulaikhah Cake, usaha kue rumahan di Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Menjelang Idul Fitri, dapur produksi Zulaikhah nyaris tak berhenti beroperasi. Pesanan kue kering dan kue basah terus berdatangan, bukan hanya dari Pangkalpinang, tetapi juga dari berbagai kota di Indonesia.
Lonjakan tersebut tak lepas dari strategi digital sederhana yang dijalankan, yakni memanfaatkan Facebook dan WhatsApp untuk promosi dan transaksi.
Pemilik usaha, Zulaikhah (42), mengatakan Ramadan dan Lebaran menjadi periode panen terbesar dalam setahun.
“Kalau omzet lebaran meningkat sangat pesat dari kue kering dan kue basah. Ini peningkatannya bisa 17 kali lipat atau lebih dari 1.000% dari omzet bulanan kita yang biasa,” jelas Zulaikhah dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat 27 Februari 2026.
Dalam periode Lebaran, Zulaikhah mampu memproduksi sekitar 1,5 hingga 2 ton kue kering dengan melibatkan 20 hingga 30 pekerja. Angka tersebut jauh meningkat dibanding hari biasa yang hanya mempekerjakan sekitar tujuh orang.