Hacker Gunakan AI untuk Serangan Siber Besar-Besaran, Begini Cara Melindungi Diri

Hacker, Serangan siber
Sumber :
  • Antara

Dalam salah satu aksinya, tebusan yang diminta hacker ini mencapai lebih dari $500.000 (sekitar Rp8,3 miliar). Jumlah fantastis hanya dari satu operasi yang dipermudah oleh AI.

Apa yang Membuat Kasus Ini Berbeda

Google Gemini Hadirkan Fitur Editing Foto Canggih dengan Model “Nano Banana”

Sebenarnya, penggunaan otomatisasi dalam dunia kejahatan siber bukanlah hal baru. Namun yang membuat kasus ini mengejutkan adalah fakta bahwa AI membuat hambatan teknis jadi nyaris hilang.

Dulu, untuk melakukan serangan besar butuh skill coding tingkat tinggi. Sekarang, dengan bantuan AI, bahkan orang tanpa pengalaman mendalam di dunia hacking bisa melancarkan serangan kompleks.

Prompt Terbaru yang Sering Dipakai Pengguna ChatGPT

Ini juga berarti, email phishing, ransomware, dan penipuan digital yang masuk ke inbox kita jadi semakin sulit dibedakan dengan pesan asli. Email palsu buatan AI bisa terlihat sangat meyakinkan, mirip dengan pesan dari bank, kantor, atau bahkan keluarga.

Tindakan Anthropic

Anthropic mengaku telah menonaktifkan akun-akun yang terlibat serta menambahkan sistem keamanan baru untuk mencegah penyalahgunaan serupa di masa depan. Mereka juga bekerja sama dengan otoritas keamanan siber dengan membagikan indikator kompromi (IoC) agar bisa dideteksi lebih awal.

Halaman Selanjutnya
img_title
Hypernet Dorong Kolaborasi Keamanan Siber