OpenAI dan Perusahaan AI Lain Incar Google Chrome, Apa Untung Ruginya Bagi Pengguna?

Ilustrasi Google Chrome
Sumber :
  • Freepik

Dengan begitu, data yang terkumpul dari browser bukan sekadar statistik perilaku, tapi bisa berupa konten mentah yang sangat berharga untuk melatih model AI.

Apa Dampaknya Bagi Pengguna?

img_title El Nino Godzilla Mengancam, AI Siap Mengadang

Bagi pengguna biasa, kepemilikan Chrome oleh perusahaan AI bisa membawa keuntungan maupun risiko. Keuntungannya, pengalaman menggunakan AI akan lebih mulus, misalnya login otomatis ke layanan tertentu saat AI menjalankan tugas.

Namun, di sisi lain, risiko privasi juga meningkat. Browser AI berpotensi mengetahui lebih banyak tentang pengguna dibandingkan negara atau lembaga intelijen manapun. “Google sudah menggunakan AI. Bedanya, nanti data berpindah ke pemain lain,” jelas Weinstein.

Masa Depan Browser di Era AI

img_title Bos Besar Samsung Electronics Bongkar Fakta Mengejutkan untuk Pengguna di Asia Tenggara

Sebagian pakar percaya AI justru bisa membuat browser tradisional kurang relevan. Jika AI bisa langsung menjawab pertanyaan tanpa perlu membuka banyak tab, maka fungsi browser akan lebih ke “mesin di balik layar” ketimbang antarmuka utama.

Meski begitu, VC Nick Davidov menilai browser tidak akan punah. Sebaliknya, akan lahir generasi AI browser yang lebih personal, menyesuaikan preferensi pengguna di seluruh web.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title AI Bisa Bantu Pedagang Kaki Lima Naik Kelas