Kilau Nikel dari Surga Tersembunyi Indonesia

Ilustrasi nikel.
Sumber :
  • ANTARA

Digital, VIVAIndonesia memiliki cadangan nikel terbesar dunia. Untuk memaksimal hal tersebut, aktivitas pertambangan nikelnya juga harus memperhatikan aspek-aspek sesuai kaidah yang berlaku, terutama dampak lingkungan.

img_title Logitech Resmi Tunjuk Sinem Pimpin Asia Tenggara, Siapa Dia?

Total cadangan bijih nikel per tahun 2024 tercatat sebesar 5,913 miliar ton. Terdiri dari cadangan terkira sebesar 3,818 miliar ton dan cadangan terbukti sebesar 2,095 miliar ton.

Demikian mengutip data Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral dan Batu Bara Indonesia Tahun 2025 yang dirilis Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan data termutakhirkan Desember 2024.

img_title Upbit Bawa Teknologi Global, ICEx Siap Tancap Gas

Artinya, apabila produksi bijih nikel per tahun diestimasikan sebesar 173 juta ton seperti data di 2024, maka sisa umur cadangan bijih nikel Indonesia diperkirakan hanya sampai 34 tahun.

Terlebih, jika merujuk kepada capaian kinerja semester I 2025 Kementerian ESDM, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM mencapai Rp138,8 triliun.

img_title Rahasia Nyaman Seharian ketika Lebaran: Teknologi Microwobbleboard Cushioning hingga Sensasi 'Walk on Air'

Kontribusi terbesar datang dari subsektor pertambangan mineral dan batu bara (minerba), yakni sebesar Rp74,2 triliun atau sekitar 53,46 persen dari realisasi PNBP sektor ESDM.

 

Halaman Selanjutnya
img_title