AI bikin Wisatawan Indonesia Waswas

Hati-hati bahaya AI Traveler.
Sumber :
  • Dok. Kaspersky

Bersama dengan 37 persen responden yang tidak terlalu khawatir tentang keamanan AI tetapi tetap berhati-hati saat menggunakannya, 86 persen responden yang menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan juga mempertimbangkan keamanan data saat menggunakan alat-alat ini.

img_title Bos Besar Samsung Electronics Bongkar Fakta Mengejutkan untuk Pengguna di Asia Tenggara

Hanya 14 persen wisatawan yang yakin bahwa pembagian data apa pun dengan AI sepenuhnya aman. Di antara individu yang lebih muda (usia 18-34 tahun), kekhawatiran tentang keamanan layanan AI bahkan lebih tinggi, dengan 52 persen responden waspada dalam membagikan data pribadi mereka dengan AI.

Generasi yang lebih tua (55+ tahun), sebaliknya, sedikit kurang berhati-hati dalam hal penggunaan AI. Hanya 42 persen yang menyadari potensi risiko AI, sementara 44 persen tidak melihat banyak ancaman keamanan, tetapi memilih berbagi secara selektif, menunjukkan pendekatan yang bertahap terhadap keamanan AI.

img_title AI Bisa Bantu Pedagang Kaki Lima Naik Kelas

Menurut survei tersebut, wisatawan di Spanyol, Inggris, Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan menunjukkan kekhawatiran yang lebih besar tentang risiko terkait AI, sementara wisatawan di China, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi sebaliknya menunjukkan keyakinan yang lebih tinggi terhadap keamanan sistem AI.

Menurut Vladislav Tushkanov, manajer grup AI Technology Research Center Kaspersky, survei ini menyoroti tingkat kehati-hatian yang patut diperhatikan di antara para wisatawan yang menggunakan AI, dan hal itu menunjukkan sebuah pertanda baik.

img_title Mencari Relasi hingga Jodoh Lewat AI dan Astrologi

Sikap rasional sangat penting untuk semua jenis interaksi online, terutama dalam hal berbagi data pribadi. Bagaimana pun, percakapan 'pribadi' pengguna dengan AI masih dapat terpapar ancaman siber, atau penawaran menarik yang ditemukan oleh chatbot mungkin ternyata hanyalah skema penipuan.

"Ini bukan berarti Anda harus meninggalkan perangkat digital ini sepenuhnya. Sebaliknya, tetaplah waspada, hindari berbagi informasi pribadi secara berlebihan, dan pikirkan baik-baik saat memilih tugas yang dapat Anda berikan kepada AI," tegas dia.