Inovasi Layanan Berbasis Digital Dongkrak Kualitas
- Depositphotos
Digital, VIVA — Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian ((Pusat PVTPP Kementan) menggelar kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Kerja Sama dengan 10 Mitra Strategis di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Sejumlah inovasi layanan berbasis digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta kegiatan edukasi publik bersama mitra menjadi faktor pendorong meningkatnya kualitas layanan perizinan pertanian.
Sejalan dengan itu, penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko memperkuat kepastian hukum dan mempercepat proses layanan bagi pelaku usaha pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa evaluasi kerja sama penting dilakukan untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dengan para mitra, serta ajang memperbaiki layanan perizinan agar lebih prima, efisien dan juga efektif.
“Saya meminta para mitra untuk memperkuat program yang saat ini berjalan di sektor pertanian," ungkapnya.
Sekretaris Jenderal Kementan Ali Jamil menyebut penguatan kolaborasi perlu dilakukan untuk menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sektor strategis terutama pada penguatan ekonomi nasional.
“Dengan kolaborasi dan evaluasi ini, saya berharap para mitra mendukung penuh upaya kami dalam mewujudkan swasembada dan juga memperkuat ekonomi nasional,” tutur dia.