Kualitas PMI jadi Sorotan
- Wikipedia
Digital, VIVA - Holding PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero), melalui anak usahanya LPP Agro Nusantara, memperluas pelatihan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor agroindustri.
Kerja sama ini memperkuat kontribusi pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Fokus diarahkan pada peningkatan keterampilan PMI sektor agroindustri.
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla menekankan pentingnya peningkatan kualitas PMI.
Menurutnya, isu keterampilan masih menjadi tantangan utama pekerja migran. “Di balik roda ekonomi yang berputar, isu keterampilan PMI masih membayangi,” ungkap dia, melalui keterangan resminya, Selasa, 27 Januari 2026.
Dzulfikar menjelaskan, sepanjang 2025 terdapat 296.948 penempatan PMI ke luar negeri.
Negara tujuan terbesar adalah Taiwan dengan dominasi sektor domestik dan perkebunan. “Sebanyak 63,94 persen PMI terkonsentrasi pada lima jabatan sektor domestik dan agro,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat peningkatan keterampilan calon PMI menjadi kebutuhan mendesak. Karena itu, KP2MI menjalin kemitraan dengan LPP Agro Nusantara.