Kelapa Jadi Pilar Ketahanan Pangan
- Agiboo
"Industri kelapa ini, ke depan bukan sekadar penyedia bahan mentah. Kami akan menciptakan industri terpadu dengan produk hilir yang kompetitif. Kami berencana membangun pabrik utama dan industri pengolahan produk derivatnya guna memberikan dampak ekonomi nyata bagi negara," imbuh Teddy.
Di sisi operasional, Region Head PTPN I Regional 8, Misran, menjelaskan bahwa penanaman 104 hektare di Marinsow, Kabupaten Minahasa Utara ini adalah langkah awal dari target 1.800 hektare pada tahun 2026 khusus di wilayah Regional 8.
"Kami sedang menyiapkan lahan hingga mencapai target total 35.000 hektare untuk regional ini. Varietas yang kami gunakan adalah bibit unggul dengan produktivitas tinggi guna mendukung ekosistem hilirisasi industri kelapa PTPN I," jelas Misran.
Secara nasional, progres penyiapan lahan terus dilaporkan ke Kantor Pusat PTPN I.
Pada awal Januari, Regional 1 (Sumatera Utara) melaporkan kesiapan 300 hektare lahan di Kebun Helvetia dan Bulu Cina, Deli Serdang, yang dijadwalkan tanam perdana pada Februari 2026.
Regional lain juga melaporkan kesiapan lahan minimal 1.000 hektare untuk tahap pertama.
"Saat kami merancang program ini setahun lalu, sejumlah perusahaan swasta produsen santan dan tepung kelapa sudah menyatakan minat untuk bekerja sama. Ini membuktikan bahwa ekosistem industri kelapa terintegrasi yang kami bangun sangat prospektif secara bisnis," tuturnya.